Guru dan Menulis

Guru dan Menulis


Table of Contents

Guru dan Menulis

Guru dan kesibukan menulis di Indonesia belum begitu membudaya. Sebagian besar guru terasa tugasnya sebagai pendidik cuma mengajar. Sementara itu, pendidik yang profesional punyai tugas utama yaitu mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik terhadap jenjang pendidikan anak umur dini, dasar, dan menengah (UU No. 14 Tahun 2015). Guru yang profesional juga dituntut untuk bisa mengembangkan keprofesiannya. Pengembangan keprofesian untuk guru diarahkan supaya memperkecil jarak pada pengetahuan, keterampilan, kompetensi sosial, dan kepribadian bersama apa yang menjadi tuntutan ke depan berkenaan bersama profesinya.

Guru dan Menulis

Harapan dari kesibukan pengembangan keprofesian adalah terwujudnya guru yang profesional yang tidak cuma sekedar punyai pengetahuan pengetahuan yang sesuai bersama profesinya, tetapi juga punyai kepribadian yang matang, kuat, dan seimbang. Guru pun wajib terampil memunculkan minat peserta didik terhadap pengetahuan pengetahuan dan teknologi. Ini bisa dilaksanakan lewat penyajian layanan pendidikan yang bermutu. Pada akhirnya, guru bisa menunjang dan membimbing peserta didik untuk berkembang serta mengarungi dunia pengetahuan pengetahuan dan teknologi yang secara cepat beralih sebagai ciri dari penduduk abad ke-21.

Pengembangan keprofesian guru dikenal bersama nama Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB. PKB itu sendiri mencakup beragam cara pendekatan yang di dalamnya guru secara konsisten studi sehabis beroleh pendidikan atau pelatihan awal sebagai guru. Selain itu, PKB juga mendorong guru untuk pelihara dan menambah standar mereka secara total yang mencakup bidangā€bidang pekerjaannya sebagai profesi. Dengan demikian, guru bisa memelihara, menambah dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya, serta membangun kualitas khusus yang dibutuhkan di di dalam kehidupan profesionalnya.

PKB mencakup tiga hal, yaitu pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif. Salah satu kesibukan di dalam PKB adalah publikasi Ilmiah. Ketika guru dihadapkan terhadap publikasi ilmiah, rela tidak rela guru dituntut untuk bisa menulis. Tulisan berikut bersumber dari penelitian yang dilaksanakan oleh guru. Jadi, waktu ini guru wajib terbiasa lakukan penelitian, menemukan inovasi di dalam pembelajaran, yang bisa memperbaiki sistem pengajaran dan pendidikan supaya kualitasnya ikut meningkat. Peningkatan kualitas ajar dapat menambah semangat peserta didik untuk belajar. Kenyataannya, banyak guru terasa susah dan belum terbiasa lakukan sistem evaluasi pengajaran lewat penelitian dan menyajikannya di dalam wujud karya tulis ilmiah.

Untuk terbiasa menulis, tersedia lebih dari satu perihal yang bisa dilaksanakan oleh guru. Pertama, yang wajib dilaksanakan adalah membaca. Tingkat pengetahuan, kapasitas, dan wawasan seseorang keliru satunya ditentukan oleh apa yang dibacanya. Kedua, menuliskan kesibukan yang dilaksanakan terhadap waktu mengajar, contohnya pengamatan tingkah laku siswa maupun kendala-kendala yang dihadapi. Kegiatan ini bisa ditulis di buku catatan khusus. Ketiga, mengidentifikasi problem di dalam pembelajaran bersama lakukan evaluasi. Keempat, mulailah lakukan penelitian untuk mengentaskan masalah tersebut. Biasanya guru lakukan penelitian tindakan kelas.

Jika pendidik lakukan penelitian, menuliskannya, dan mempublikasikannya, diinginkan perihal ini bisa menginspirasi kawan guru, penduduk dan peserta didik. Guru adalah teladan sekaligus inspirator bagi pesarta didik. Jika guru telah bisa menginspirasi, era depan bangsa ini dapat cerah. Kemajuan bangsa terlampau terkait terhadap penerus bangsa yang punyai kemampuan menulis yang baik dari gurunya. Jadi, memang melatih diri untuk terampil menulis adalah sebuah wujud investasi di hari tua.