Kawanan Anjing Berbulu Biru Ditemukan di Rusia, Netizen Geger

Kawanan Anjing Berbulu Biru Ditemukan di Rusia, Netizen Geger

Kawanan Anjing Berbulu Biru Ditemukan di Rusia, Netizen Geger

 

Sekawanan anjing bersama bulu berwarna biru ditemukan di Dzerzhinsk, Rusia — sebuah kota 370 kilometer berasal dari Moskow.
Pasang Bola
Untungnya, anjing-anjing tersebut tidak mengalami problem kesehatan sesudah lewat pemeriksaan awal oleh para ahli hewan.

Dikutip berasal dari Newsweek untuk berita terkini, Kamis (18/2/21), anjing-anjing itu ditemukan di lokasi pabrik yang mengolah plexiglass dan asam hidrosianat sebelum akan bangkrut terhadap th. 2015.

Karena perihal tersebut, banyak orang yang menghubungkan bahwa pabrik kimia itulah penyebab mengapa bulu anjing-anjing ini jadi biru.

Mantan manajer pabrik yang telah bakrut itu, Andrey Mislivets, mengatakan kepada kantor berita RIA bahwa anjing sebetulnya sering berkeliaran di tempat pabrik itu.

Ia mengatakan, tembaga sulfat warna biru cerah yang berada di pabrik telah tidak terpakai itu kemungkinan telah terpapar ke hewan.

Foto-foto anjing ini dibagikan di web sarana sosial VK dan dilaporkan oleh sarana Rusia.

Karena anjing kebanyakan tidak membawa bulu berwarna biru, foto-foto tersebut sebabkan kekhawatiran tentanghewan dan juga spekulasi atas keaslian gambar itu sendiri.

Pihak berwenang di Dzerzhinsk telah bernegosiasi bersama perusahaan petrokimia Orgsteklo untuk memperoleh izin memasuki tempat pabrik yang telah tutup itu untuk mengambil alih anjing-anjing tersebut.

Akhirnya, tujuh anjing dibawa ke Zoozachita-NN. Rumah sakit hewan dekat Nizhny Novgorod.

Menurut laporan berasal dari Komsomolskaya Pravda, Tujuh anjing tersebut di cek dan ahli hewan mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk berasumsi bahwa warna biru terhadap bulu mereka akan berdampak negatif terhadap kesehatan mereka.

Dalam sebuah pengakuan kepada RBC, direktur pusat dokter hewan bernama Vladimir Groisman mengatakan bahwa darah dan kotoran anjing-anjing itu normal.

“Kami telah jalankan kesimpulan awal terhadap hewan tersebut. Analisis lazim darah dan kotoran mereka membuktikan tingkat normal untuk semua hewan, termasuk biokimia mereka.”

Menurut web berita lokal Vgorode, Groisman sebelumnya mengatakan, ada kemungkinan anjing-anjing itu melacak pertolongan berasal dari hawa dingin lalu berlindung di pabrik tersebut lalu bulu mereka ternoda oleh residu kimiawi yang tetap ada di sana.

RIA melaporkan bahwa anjing-anjing itu akan diobservasi selama seminggu dan dua berasal dari tujuh anjing itu telah mendapatkan pemilik baru.

Kelompok kesejahteraan Humane Society International telah menyuarakan keprihatinan tentang kondisi anjing-anjing ini.

Mereka meminta pihak berwenang di kota-kota Rusia untuk menerapkan program sterilisasi dan vaksinasi untuk memelihara kesejahteraan anjing liar.

Sementara itu, penyelidikan atas penyebab insiden tersebut telah diluncurkan oleh Nizhny Novgorod dan cabang Mordovia berasal dari Layanan Federal untuk Pengawasan Sumber Daya Alam, yang dikenal sebagai Rosprirodnadzor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *